Mengapa Hidup Tak Berjalan Seperti yang Saya Mohonkan? | Master Jingben
【Seri Tanya-Jawab】
Mengapa Hidup Tak Berjalan Seperti yang Saya Mohonkan?
Jawaban Master Jingben: Namo Amituofo.
Pertama-tama, janganlah mengukur khasiat pelafalan Nama Buddha dengan "apakah hidup telah berubah sesuai dengan apa yang saya mohonkan."
Pandangan kita sebagai makhluk biasa sangatlah terbatas. Kita sering mengira bahwa "apa yang saya inginkan" adalah yang terbaik — tetapi sebenarnya, apa yang kita mohonkan belum tentu benar-benar yang terbaik bagi diri kita. Buddha Amitabha adalah ayah penuh kasih yang sungguh memiliki kebijaksanaan agung dan welas asih agung. Beliau memberi kita apa yang "paling sesuai," belum tentu seperti apa yang kita "minta."
Ini ibarat seorang anak kecil yang menangis meminta permen kepada ayahnya, atau ingin bermain dengan pisau tajam. Seorang ayah yang bijaksana dan penuh kasih tidak akan begitu saja menuruti si anak hanya karena ia menangis dan merengek; sebaliknya, ia memberikan anak itu makanan yang sungguh-sungguh ia butuhkan, dan diam-diam melindunginya dari bahaya. Si anak pada saat itu mungkin tidak mengerti, bahkan mungkin timbul rasa kesal; tetapi setelah ia dewasa barulah ia akan mengerti — bahwa apa yang diberikan ayahnya dahulu itulah yang sungguh-sungguh demi kebaikannya. Buddha Amitabha justru adalah ayah penuh kasih kita; pengaturan-Nya sering kali lebih bijaksana dan lebih tertinggi daripada apa yang kita mohonkan sendiri.
Sebenarnya, para pelafal Nama Buddha sudah berada dalam manfaat itu, hanya saja mereka sendiri belum tentu menyadarinya.
Perlindungan dan welas asih Buddha Amitabha sering kali bersifat diam-diam: di tempat-tempat yang tidak dapat kita lihat, Beliau melenyapkan malapetaka yang seharusnya menimpa kita; ketika kita cemas dan gelisah, Beliau diam-diam menenangkan hati kita; karma yang seharusnya berat, Beliau ubah menjadi ringan… hal-hal ini belum tentu dapat dilihat oleh mata duniawi kita. Dan perubahan yang paling nyata sering kali adalah perubahan "hati" itu — ketika kita menghadapi kesulitan, dengan memiliki Buddha Amitabha di dalam hati sebagai sandaran, kita tidak akan tumbang, dan tidak akan menemui jalan buntu. Inilah perubahan dan manfaat terbesar dari pelafalan Nama Buddha.
Maka, daripada melekat pada "mengapa tidak berjalan seperti yang saya mohonkan," lebih baik mengubah hati ini menjadi keyakinan dan penyerahan kepada Buddha Amitabha: dalam hal yang memerlukan usaha, berusahalah dengan sepenuh hati; lalu serahkanlah hasilnya kepada Buddha Amitabha dengan hati yang tenang, percayalah pada pengaturan yang Beliau lakukan untuk kita. Ketahuilah: ketenangan hati yang sejati bukanlah "segala sesuatu berjalan sesuai keinginan saya," melainkan "apa pun yang saya hadapi, saya memiliki Buddha Amitabha sebagai sandaran saya."
Dalam hal yang memerlukan usaha, teruslah berusaha; apa yang harus dihadapi, hadapilah dengan hati yang tenang; dan pada saat yang sama, lafalkanlah Nama Buddha satu demi satu, serahkanlah seluruh hidup Anda kepada Buddha Amitabha. Terlahir di Tanah Suci — perkara terbesar dalam hidup ini — sudah lama ditetapkan bagi kita. Inilah "perubahan" dan jaminan yang paling tertinggi dan paling sempurna. Namo Amituofo
微信分享
扫描二维码,或复制链接分享