Saat Tubuh Sakit, Bagaimana Melafalkan Nama Buddha dengan Hati yang Tenang? | Master Jingben
【Seri Tanya-Jawab】
Saat Tubuh Sakit, Bagaimana Melafalkan Nama Buddha dengan Hati yang Tenang?
Jawaban Master Jingben: Namo Amitabha Buddha. Saya tahu Anda sedang menanggung ketidaknyamanan dari sakit tulang leher, tubuh tidak nyaman dan hati pun dipenuhi rasa takut dan kekhawatiran. Perasaan-perasaan ini adalah hal yang sangat manusiawi, sungguh dapat dimengerti. Mohon jangan karena hal ini lalu merasa keyakinan Anda kurang, atau pelafalan Nama Buddha Anda tidak cukup baik.
Sebenarnya, keyakinan dalam pelafalan Nama Buddha bukanlah sesuatu yang muncul dari kekuatan diri kita sendiri — melainkan dibangun di atas kekuatan Ikrar Buddha Amitabha. Bukan karena keyakinan kita sudah cukup, barulah Buddha datang menolong kita; melainkan Buddha Amitabha senantiasa menolong dan melindungi kita, tidak pernah meninggalkan kita. Kita hanya perlu melafalkan Nama Buddha, itu saja.
Bagaikan seorang anak kecil yang sedang sakit — dia ketakutan dan menangis. Tetapi ibunya tidak akan mengabaikannya hanya karena anaknya ketakutan dan menangis; justru sebaliknya, sang ibu menjadi semakin iba, dan semakin erat mendekap anaknya. Buddha Amitabha pun demikian — saat kita semakin takut, semakin tidak tenang, justru Buddha Amitabha semakin welas asih merangkul kita.
Maka, saat takut — lafalkan Nama Buddha; saat khawatir — juga lafalkan Nama Buddha. Tidak perlu menunggu hati tenang dulu baru melafalkan. Pelafalan Nama Buddha itu sendiri adalah ketenangan yang terbaik.
Mengenai tubuh, mohon juga ikuti pengobatan dokter dengan baik, dan rawatlah diri Anda.
Di dunia Saha ini, penderitaan sakit tidak dapat dihindari. Justru karena inilah, kita semakin merasakan betapa berharganya pelafalan Nama Buddha dan kelahiran di Tanah Suci. Para bijak terdahulu berkata: “Seorang praktisi spiritual sering kali membawa sedikit penyakit” — sebab sakit membuat kita tetap rendah hati dan senantiasa sadar. Di Tanah Suci tidak ada penderitaan sakit, tidak ada kekhawatiran — hanya kemurnian dan kebahagiaan. Satu kalimat “Namo Amitabha Buddha” ini, adalah jaminan kita menuju Tanah Suci.
Mohon lafalkan Nama Buddha dengan hati yang tenang, serahkan segalanya kepada Buddha Amitabha. Buddha Amitabha senantiasa berada di sisi Anda, tidak pernah meninggalkan Anda. Namo Amitabha Buddha.
微信分享
扫描二维码,或复制链接分享