【Tanya-Jawab】Apakah yang Dimaksud dengan “Pelafalan Nama Buddha yang Berkesinambungan”?| Jawaban Master Jingben
【Seri Tanya-Jawab】
Apakah yang Dimaksud dengan “Pelafalan Nama Buddha yang Berkesinambungan”?
Jawaban Master Jingben: Namo Amitabha Buddha. Yang dimaksud dengan pelafalan Nama Buddha yang berkesinambungan adalah persis seperti yang diajarkan oleh Master Shan-dao: “sepanjang hidup ini, melafalkan Namo Amitabha Buddha dengan sepenuh hati” — mulai dari saat ini, sepanjang sisa hidup ini, terus-menerus melafalkan kalimat “Namo Amitabha Buddha” ini, membiarkan pelafalan Nama Buddha secara alami menyatu dengan kehidupan — berjalan, berdiri, duduk, berbaring, senantiasa melafalkan Nama Buddha.
Hal ini dapat diumpamakan seperti tetesan air. Air hujan menetes dari atap, setetes demi setetes — meskipun ada jeda di antara setiap tetesan, dan tidak terus-menerus menetes setiap saat, namun air itu selalu jatuh ke arah yang sama, tidak pernah berubah. Pelafalan Nama Buddha kita pun demikian — tidak perlu setiap detik melafalkan; ketika sibuk kita bekerja, ketika lelah kita beristirahat, semuanya wajar. Tetapi selama yang kita lafalkan tetaplah kalimat “Namo Amitabha Buddha” ini, tidak menggantinya, tidak berpaling ke arah lain — inilah yang disebut berkesinambungan.
Maka pelafalan Nama Buddha yang berkesinambungan adalah melafalkan “Namo Amitabha Buddha” dengan sepenuh hati — setelah memutuskan untuk berpegang pada kalimat “Namo Amitabha Buddha” ini, sepanjang hidup melafalkannya dengan satu arah saja, demikianlah adanya. Namo Amitabha Buddha.
微信分享
扫描二维码,或复制链接分享