Apakah Benar ‘Hanya Satu dari Seribu yang Terlahir di Tanah Suci’? | Master Jingben
【Seri Tanya-Jawab】
Keluarga Tidak Mau Mendengarkan Nama Buddha — Apa yang Harus Dilakukan?
Jawaban Master Jingben: Namo Amitabha Buddha. Niat Anda untuk membuat keluarga juga dapat mendengar Nama Buddha sungguh sangat baik.
Namun, karena keluarga sudah mengungkapkan ketidaknyamanan mereka, kita seharusnya menghormati perasaan mereka. Setiap orang memiliki tingkat penerimaan yang berbeda — ada yang menyukai keheningan, ada yang lebih sensitif terhadap suara, ada juga yang akar kebajikan dan jodohnya dengan Dharma belum matang. Semuanya adalah hal yang sangat wajar. Tidak perlu menjelaskan ketidaknyamanan keluarga secara sederhana sebagai "melenyapkan halangan karma" — hal seperti ini justru mudah menambah tekanan yang tidak perlu, baik bagi diri sendiri maupun bagi keluarga.
Yang lebih penting lagi, jika kita memaksa keluarga untuk mendengarkan, justru dapat membuat mereka menimbulkan rasa benci terhadap Nama Buddha, sehingga hasilnya berlawanan dengan harapan — hal ini sangat disayangkan.
Anda beralih menggunakan headphone untuk mendengarkan — cara ini sangat baik. Tidak mengganggu keluarga, dan diri sendiri pun dapat melafalkan Nama Buddha dengan tenang.
Sebenarnya, teladan perbuatan sering kali lebih kuat daripada teladan kata-kata. Anda sendiri lafalkanlah Nama Buddha dengan baik, dan keluarga akan melihat bahwa karena pelafalan Nama Buddha, Anda menjadi semakin tenang dan semakin penuh sukacita. Seiring berjalannya waktu, mereka secara alami akan menjadi penasaran. Ketika jodohnya tiba, mereka secara alami akan menerimanya.
Maka mohon jangan berkecil hati. Teruskanlah melafalkan Nama Buddha dengan baik, dan Anda juga dapat melafalkan Nama Buddha dalam hati lalu melimpahkan jasanya kepada keluarga. Cahaya welas asih Buddha Amitabha tidak terbatas oleh speaker maupun headphone. Setiap suara pelafalan Nama Buddha Anda, Buddha Amitabha akan mengatur jodoh dan kondisi yang terbaik untuk memberi manfaat kepada keluarga Anda. Namo Amitabha Buddha
微信分享
扫描二维码,或复制链接分享