Setelah Berlindung — Bagaimana Berlatih di Rumah? | Master Jingben
【Seri Tanya-Jawab】
Setelah Berlindung — Bagaimana Berlatih di Rumah?
Apakah ada tata cara harian resmi di rumah — seperti program pelafalan pagi dan sore, atau syair pembuka dan penutup tertentu — yang seharusnya saya ikuti di depan altar Buddha di rumah saat melafalkan Nama Buddha? Mohon petunjuk dari Suhu. Namo Amitabha Buddha.
Jawaban Master Jingben: Namo Amitabha Buddha. Saya turut bersukacita atas Tisarana Anda. Anda sungguh tekun karena menanyakan tentang latihan harian pelafalan Nama Buddha.
Pertama-tama, mohon tenangkan hati Anda: pelafalan Nama Buddha sebenarnya tidak memerlukan tata cara khusus apa pun — dapat dilafalkan kapan saja, di mana saja. Inilah yang justru menjadikan ajaran pelafalan Nama Buddha sebagai jalan yang paling mudah dan paling mulia.
Jika Anda menginginkan latihan tetap pada pagi dan sore hari, Anda dapat mengaturnya seperti ini: pertama, lakukan tiga kali sujud di depan rupang Buddha; kemudian, lafalkan "Syair Pujian kepada Buddha Amitabha" dari Master Shan-dao; lalu mulailah melafalkan Nama Buddha; dan terakhir, lakukan pelimpahan jasa. Lamanya pelafalan pagi dan sore dapat ditetapkan setengah jam, atau satu jam — sesuai dengan waktu yang nyaman bagi Anda.
"Syair Pujian kepada Buddha Amitabha" dari Master Shan-dao
Tubuh Buddha Amitabha bagaikan gunung emas, yang cahaya Buddha-Nya menerangi seluruh alam semesta. Hanya mereka yang melafalkan Nama-Nya, "Namo Amituofo," yang dirangkul oleh cahaya-Nya, karena Ikrar Utama-Nya menghadirkan jodoh karma yang paling kuat. Para Buddha dari segala penjuru alam menjulurkan lidah-Nya untuk membuktikan bahwa: dengan melafalkan "Namo Amituofo" secara khusus, semua makhluk akan tiba di Tanah Suci. Setelah terlahir di sana di dalam teratai yang mekar, kita dapat mendengarkan ajaran Dharma yang menakjubkan. Tekad dan praktik dari segala tingkatan Bodhisattva akan termanifestasi secara alami.
Pelimpahan Jasa
Semoga jasa dari Buddha Amitabha, dilimpahkan kepada semua makhluk tanpa pembedaan. Semoga semua makhluk membangkitkan batin bodhi, dan terlahir di Tanah Suci. Namo Amituofo.
Adapun pada waktu-waktu lainnya, kapan pun Anda memiliki waktu luang — entah saat berjalan, berdiri, duduk, atau berbaring — Anda dapat melafalkan "Namo Amitabha Buddha" kapan saja, membiarkan Nama Buddha meresap ke dalam setiap momen kehidupan sehari-hari.
Semoga Anda melafalkan Nama Buddha dengan hati yang tenang, penuh sukacita dan kebebasan, terbalut dalam cahaya welas asih Buddha Amitabha. Namo Amitabha Buddha
微信分享
扫描二维码,或复制链接分享